Beberapa tahun belakangan, netbook mampu menguasai pasar secepat kilat. Dengan chip set Intel Atom, daya tahan baterai yang cukup lama, bentuknya yang kompak dan harga yang terbilang murah mampu mendobrak pasar laptop gambot yang mahal. Namun dengan datangnya gempuran dari berbagai laptop yang murah serta hadirnya produk terbaru Apple, iPad, mungkin akan mengganggu popularitas netbook. Sebuah pusat riset bernama Retrevo Pulse telah melakukan penelitian dengan memberikan beberapa pertanyaan terhadap pemilik netbook, laptop dan iPad tentang produk apa yang paling mereka pertimbangkan dan apa yang akan mereka beli. Berikut hasilnya

Apakah iPad membunuh Netbook?

Saat Steve Jobs mengumumkan kehadiran gadget ajaibnya, Apple iPad, di bulan Januari, banyak pengamat yang memprediksikan pasar netbook bakal terhenti sementara. Sekitar 30% pembeli netbook pun mengalihkan pilihannya ke iPad.

Dan saat iPad beserta seluruh variasinya mulai beredar di berbagai Apple Store, memaksa para customer bertarung dengan pilihan antara iPad atau Netbook. Dan hasilnya sekitar 78% di antara mereka lebih memilih untuk membeli iPad.

Apakah Laptop membunuh Netbook?

Laptop menawarkan full-sized keyboard, layar yang lebar, optical drive dan sekarang daya tahan baterai yang lebih lama. Meskipun mereka tidak se “portable” netbook, namun akhir-akhir ini mulai muncul laptop berbandrol murah. Dan hasilnya 65% customer memilih laptop dan sisanya memutuskan untuk membeli netbook.

Cerita yang serupa juga berlaku bagi mereka yang memutuskan antara membeli laptop atau netbook tahun ini. 35% di antara mereka yakin akan menebus netbook dan 65% nya menentukan bahwa laptop adalah pilihan terbaik.

Apakah Netbook Masih Menarik?

Banyak yang beranggapan bahwa dimensinya yang kecil dengan harga yang lebih murah serta kemampuannya yang lebih cepat plus daya tahan baterai yang lebih lama menjadi fitur-fitur yang mampu menarik customer.

// <![CDATA[//